Sejarah

SEJARAH

Baitul Qur'an Cirata

Pondok Pesantren Baitul Qur'an Cirata (BQC) didirikan pada tahun 2016 guna untuk menjawab keinginan dan kebutuhan mayarakat akan pendidikan yang menyeimbangkan antara kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang menyeimbangkan antara kebutuhan fikriyyah (akal) dan kebutuhan ruhiyyah (jiwa), yang berorientasi pada pembentukan karakter melalui pembiasaan dan keteladanan.

BQC didirikan dengan basis Al-Qur'an dan pondasi keimanan sehingga santri mampu menghafal 30 juz sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa depan. Di bawah asuhan Dr. KH. Muslih Abdul Karim, M.A. dan dikelola oleh tenaga ahli di bidangnya, BQC menerapkan tiga unsur pendidikan, yaitu Tahfidz Al-Qur'an, Bahasa Arab & Bahasa Inggris dan Ilmu Syariat. Sehingga kelak santri-santri tersebut memiliki bekal yang cukup untuk terjun di masyarakat sebagai pemimpin.

Dikelilingi lingkungan pedesaan yang asri dan hijau, BQC menjadi tempat yang kondusif untuk para pecinta Al-Qur'an dalam menuntaskan hafalan, mempelajari ilmu syariat dan membiasakan diri berbahasa asing.

Program Unggulan

  • Tahfidz 30 Juz
  • Program Bahasa Arab & Bahasa Inggris dengan target kompetensi santri dapat mengaplikasikan secara lisan maupun tulisan.
  • Ilmu Syari'at dengan target kompetensi memahami dasar akidah dan fikih ibadah secara syumul dan mengerti perbedaan fiqhiyyah.